Kenaikan Harga Cabai Menjelang Akhir Tahun

  • Whatsapp
kenaikan harga cabai

Palembang, LamanQu.id – Dari pantauan pasar tradisional, perkembangan harga cabai yang semakin bergerak naik, dan dapat di pastikan akan berlangsung hingga menjelang akhir tahun, namun hal ini sangat berdapak bagi sejumlah warga, bahkan beberapa pedangan kedai makanan mulai berkeluh kesah.

Harga cabai merah melambung mencapai Rp80.000 per kilogram dibandingkan sebulan sebelumnya maksimal Rp25.000/kg, kata Ayu, pemilik warung pecel lele di kawasan Puncak Sekuning Palembang, Sabtu(26/12/20). dinukil dari Antara.

Bacaan Lainnya

Baca Juga :  Gojek, Wujud Bukti Kekuatan Ekonomi Berbasis Internet Asia Tenggara

Menurut dia, harga cabai yang tinggi ini telah membebani usahanya, karena cabai merupakan salah satu bahan baku untuk usaha warung makannya.

Ayu meminta pemerintah segera mengatasi permasalahan harga cabai yang mahal tersebut karena diprediksi akan terus bergerak naik..

Sementara itu, Rosnelli, pedagang di pasar tradisional Sekip Ujung Palembang mengatakan kenaikan harga cabai merah akhir-akhir ini dipengaruhi pengurangan pasokan sebagai dampak musim hujan saat ini dan meningkatnya permintaan masyarakat pada momentum hari Natal dan Tahun Baru.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, selama musim hujan ini banyak petani mengalami gagal panen karena tanaman cabainya terendam bajir.

Baca Juga :  Ini Langkah BI Setelah Melihat COVID-19 Melandai Mendorong Kegiatan Ekonomi Secara Global

Sebelumnya Plt Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Iwan Gunawan menjelaskan kebutuhan cabai di Palembang sekitar 25 ton per hari.

Namun sekarang ini pasokan berkurang atau di bawah jumlah kebutuhan tersebut. Berkurangnya pasokan dari petani karena pada kondisi musim hujan sekarang ini banyak yang gagal panen sehingga produksi cabai menurun, ujar dia pula.