Joni YAP Dukung Kebijakan Polri Berlakukan Tilang Manual

penerapan tilang manual
google news, lamanqu

Palembang, LamanQu.idPengacara muda, Joni Yap mendukung kebijakan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk memberlakukan kembali tilang manual yang akan dimulai awal tahun 2023.
Menurut Joni Yap kebijakan pemberlakukan ini untuk lebih meningkatkan disiplin pengemudi dan penegakan hukum dijalanan.

Bacaan Lainnya

“Setelah beberapa bulan ini setelah tilang manual ditiadakan, dapat kita lihat banyak sekali pelanggaran dijalanan, mulai dari melawan arus, melanggar lampu lalulintas dan kendaraan tidak pakai nomor kendaraan ditambah lagi dengan kenalpot rising yang sebelumnya sempat dilarang. Jika ini tidak ditertibkan. Tidak hanya mengganggu ketertiban dan membahayakan pengemudi lainnya, bahkan bisa juga menimbulkan kejahatan baru karena tidak adanya plat kendaraan atau kendaraan nomor kendaraan palsu,” ujar Joni Yap, ketika ditemui di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (7/12/2022).

Sekretaris DPD Ferari Sumatera Selatan, menegaskan walaupun diberlakukan tilang manual, kepolisian lalulintas lebih menekankan pada penegakan hukum.

Dituturkannya penerapan tilang elektronik (ETLE) sudah cukup baik dalam menerapkan disiplin masyarakat, tetapi memang masih ada kekurangan karena tidak semua tempat ada penerapan pelanggaran elektronik.

“Mungkin nanti jika semua kita telah menerapkan tilang elektronik, maka tilang manual dapat ditiadakan,” jelasnya.

Ditegas Joni untuk menindak tilang manual, tentu saja kepolisian dapat menindak pelanggaran yang sifatnya nyata, seperti pelanggaran lampu lalulintas, melawan harus arus sehingga membahayakan pengemudi lain, tidak pakai nomor kendaraan atau pun penggunaan kenalpotnya rising sehingga mengganggu ketenangan.

“Kalau soal denda tentu saja diambil di pengadilan, dan masyarakat dapat juga melaporkan jika menemukan adanya denda ditempat, sehingga tidak ada suap maupun kolusi lainnya,” tegasnya.

Pos terkait