Kabid SMK Diknas Provinsi Sumsel Bangga Kepala SMK Negeri 1 Rambang Dangku Berhasil Raih Juara Pertama Kepala Sekolah SMK Inspiratif 2022

Kepala Sekolah SMK Inspiratif 2022
google news, lamanqu

Palembang, LamanQu.idKepala SMK Negeri 1 Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim berhasil meraih penghargaan Kepala Sekolah SMK Inspiratif 2022 Dari Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan ,Riset dan Teknologi pada Sabtu 26 November 2022 di Jakarta.

Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Mondyaboni, S.E S.Kom, M.Si mengatakan,Diknas provinsi Sumsel mengucapkan selamat hari guru untuk seluruh guru SMK yang ada di Sumatera Selatan dari 17 kabupaten kota.

“Semoga dari waktu ke waktu kita akan terus mengasah kemampuan kita demi anak bangsa. Supaya di masa depan mereka akan lebih pribadi yang lebih baik daripada daripada sekarang,” ujarnya saat diwawancarai diruang kerjanya, Senin (28/11/2022).

Mondyaboni menuturkan, pihaknya bersyukur pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada tanggal 25 November, dia bersyukur pada tahun SMK di Sumsel Kepala SMK Negeri 1 Rambang Dangku berhasil meraih penghargaan Kepala Sekolah SMK Inspiratif 2022 Dari Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan ,Riset dan Teknologi.

“Alhamdulilah Kepala SMKN 1 Rambang Dangku Pak Junaidi berhasil meraih terbaik satu untuk kepala sekolah yaitu SMK Rambang Dangku yang di sini. Kemudian untuk guru juga menjadi 5 besar terbaik nasional berasal dari SMK 1 Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin. Alhamdulillah itu luar biasa bagi kami kabar bahagia di hari guru itu hadiah bagi kami bahwa kepala sekolah dan guru sudah diakui untuk di Sumsel,” bebernya.

“Artinya di tingkat nasional mereka adalah guru terbaik. Jadi selaras dengan apa yang sudah dilakukan oleh bidang SMK dari mulai perekrutan tenaga kerja sampai inovasi yang dicapai oleh SMK,” ucapnya.

Tahun lalu, sambung Mondyaboni, siswa SMK di Sumsel mendapat rekor MURI dengan produk terbanyak di Indonesia.

“Tentu saja begitu guru dan kepala sekolah juga mendapat penghargaan di tingkat nasional, itu atinya kita linier. Dengan kebangkitan guru-guru serta kepala sekolah itu juga membuat anak-anak menjadi lebih kreatif dan lebih inovatif dalam membuat produk-produk yang berguna di suatu saat mereka sudah lulus, tidak hanya mereka untuk mencari pekerjaan tapi juga mereka bisa menciptakan lapangan kerja,” tuturnya.

Lebih lanjut Mondyaboni menerangkan, Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel sangat mensuport dalam meningkatkan mutu guru, kepala sekolah hingga siswa.

“Support kita kita sering sekali mengadakan pelatihan untuk peningkatan mutu. Bahkan sudah berapa kali sudah mengadakan sosialisasi bimtek ataupun pelatihan untuk meningkatkan kapasitas guru kepala sekolah dan bahkan siswa,” bebernya.

“Kedepan kita berharap kepala sekolah dan guru akan terus berprestasi pertahankan prestasi yang ada karena terbaik nasional 1. Kita berharap tahun depan kepala sekolah dan guru juga akan lebih banyak lagi yang berprestasi di tingkat nasional ataupun disampai dengan tingkat internasional. Kita harapkan sama-sama karena dengan perbaikan mutu guru tentu akan selaras dengan perbaikan mutu siswa,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim, Junaidi MPd menuturkan, jumlah peserta yang mengikuti Kepala Sekolah SMK Inspiratif 2022 Dari Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mencapai 2.000 orang.

“Saya tidak menyangka bisa meraih terbaik pertama. Yang pertama saya sudah menyiapkan diri selama 1 tahun. Jadi selama 1 tahun sejak merdeka kurikulum merdeka belajar dilakukan, saya sangat fokus untuk melakukan pembelajaran berdiferensiasi. Karena topik lomba tahun ini adalah pembelajaran berdiferensiasi dan saya mengambil judul sumber ilmu strategi pembelajaran berdiferensi,” bebernya.

“Maksudnya strategi yang saya lakukan, saya mendorong agar guru-guru melaksanakan banyak yang mengetahui tentang pembelajaran berdiferensiasi dan mengimplementasikan dalam proses belajar mengajar belajar berdiferensiasi. Artinya kita mengajar tidak monoton tapi kita memberikan cara terbaru paradigma baru sesuai dengan kebutuhan siswa. Misalnya saya sering katakan kepada guru jangan lagi mengajar Bahasa Indonesia dengan teori-teori. Kalau untuk vokasi misal pembelajaran pidato, ketika anak pidato maka harus dipraktekkan untuk tampil. Jadi kita akan menilai berbagai hal termasuk cara berbicara secara perform dan seandainya menuliskan pidato tadi kita bisa menilainya melalui tulisan siswa apakah tulisannya baik atau buruk bisa. Kita nilai juga, jadi langsung ada implementasi terhadap kurikulum merdeka,” tuturnya.

Junaidi menceritakan, tahun lalu dia belum dapat meraih juara tapi dia tidak putus semangat untuk belajar lagi.

“Saya menyiapkan rangkaian narasi dalam bentuk video itu harus hati-hati sekali karena satu kata saja dalam video itu akan gagal. Seperti saya tahun lalu sebenarnya juara 6, tapi saya gagal karena waktu itu saya menyebutkan kesalahan sekali dalam menyebutkan learning lose tapi saya sebutkan lose learning terbalik-balik di video saya sebelumnya,” katanya.

Kemudian lanjut Junaidi, selama setahun itu saya sudah mengisi konten video sebanyak 32 konten video di YouTube saya jadi sudah subscribenya 1,6 ribu.” Itu juga salah satu penilainya salah satu indikatornya itu kiat-kiat. Kemudian penyajian ketika menyajikan di Jakarta kemarin saya berdiferensiasi izin memperkenalkan diri dalam bahasa Prancis jadi ada poin lebih. Saya ingin pengalaman saya sehingga berhasil menjadi juara ini bisa dibagi kepada Kepala SMK lainnya,” pungkasnya.

Pos terkait