Penerapan Tekhnologi Augmented Reality (AR) Dalam Dunia Pariwisata Langkah yang Tepat

Tekhnologi Augmented Reality, Dunia Pariwisata
google news, lamanqu

Palembang, LamanQu.idPenepan tekhnologi Aughmented Reality ( AR) dalam dunia pariwisata harus digalakkan. Tekhnologi AR lebih menarik dan lebih mudah dipahami bagi orang yang membutuhkan informasi seperti tempat makan, penunjuk arah, atau informasi lainnya. Di Indonesia, beberapa kota sudah menerapkan tekhnologi ini.

Hal itu dikemukakan pakar e-commerce dan e-marketing pariwisata Hj. Desloehal Djumrianti, S.E., M.I.S., Ph.D yang merupakan salah seorang pembicara dari Politeknik Negeri Sriwijaya dalam Seminar international hasil kerja sama antara Politeknik Sultan AzlanSah, Kementerian Pengajian Tinggi, PERAK, Malaysia dan Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang Indonesia, Rabu (21/9/2022). Seminar ini mengambil tema: “From dream to reality”.

Baca Juga :  Ribuan Mahasiswa Bandung Kepung Gedung DPRD Jabar

Acara ini berlangsung selama dua hari dengan mengusung topik mengenai Augmented Reality. Pembicara dari ke Politeknik dari kedua negara pun disiapkan untuk mengisi acara seminar international tersebut.

Pada dasarnya Augmented Reality atau yang disingkat dengan AR adalah, kemajuan teknologi yang diterapkan dalam bentuka plikasi. Ada beragam aplikasi yang dapat digunakan orang untuk mewujudkan dari mimpi menjadi realitas.

Yanti begitu dosen satu ini sering disapa menegaskan bahwa teknologi ini yang disiapkan dalam bentuk aplikasi bukan untuk mengganti real dari destinasi, atraksi ataupun budaya yang ada.

Baca Juga :  APBD Perubahan Banyuasin Capai Rp 2,38 Triliun

Teknologi ini hanya memperkaya dan membuat bentuk aslinya menjadi lebih indah. Sebagai contoh penggunaan travel with AR, akan menjadikan foto, tayangan, atau gambar menjadi lebih informatif. Traveler atau turis dapat menambahkan simbol-simbol atau tanda sehingga lebih menarik dan lebih mudah dipahami bagi orang yang membutuhkan informasi seperti tempat makan, penunjuk arah, atau informasi lainnya.

Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa penggunaan AR dapat juga dalam bidang perhotelan, dengan men-download aplikasi AR dapat digunakan untuk tour hotel.

Sementara di Indonesia seperti Jakarta pun sudah banyak menggunakan teknologi AR ini, di terowongan Kendal misalnya. Diterowongan ini orang dapat menikmati karya seni 3D yang dibuat di terowongan tersebut hanya dengan mengunduh aplikasi melalui QR code yang tersedia.

banner 17 agustus, baner hut ri

baner hut ri ke 77, baner pemkot

hut muba ke 66

Pos terkait