Kasus Pencurian Listrik oleh Warga di Wilayah PLN UP3 Palembang Terjadi Selama Bertahun-Tahun

kasus pencurian aliran listrik
google news, lamanqu

Palembang, LamanQu.idKasus pencurian aliran listrik PLN di wilayah PLN UP3 Palembang berlangsung selama 4 tahun lebih. Kasus pencurian aliran listrik tersebut terjadi di Jalan Jakabaring Lrg Harapan Nomor 69 RT 023 RW 006 Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring.

Salah seorang seorang warga AB mengatakan, kasus pencurian aliran listrik itu di atas tiang listrik di tempat BTA ada tiang langsung dari tiang itu ke plafon dan dari plafon itu ada yang di dekat dapur itu MCB cadangan. Bila ada PLN dimatikan MCB itu dihidupkan MCB yang asli.

Baca Juga :  Pemkab Muba Bakal Maksimalkan Participating Interest (PI) 10 persen

“Kalau petugas PLN datang hidup lampu matikan MCB meteran berarti maling. Itu untuk lokasinya di di jalan Jakabaring Lorong harapan RT 23 RW 006 Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring,” ujarnya.

AB menerangkan, tempatnya itu rumah plus gudang kopi. Di gudang kopi itu ada dinamo gorengan. “Itu meterannya maling kemudian ada meteran lagi token 900 tapi isinya 2.200 untuk di pabrik juga, tapi listriknya itu maling tapi NCB nya maling di dalamnya itu 2.200 watt tapi itu 900 watt,” katanya.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak rumah dan pabrik kopi di Jalan Jakabaring Lrg Harapan Nomor 69 RT 023 RW 006 Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring. Saat di konfirmasi melalui Whats Apps tidak memberikan jawaban apapun.

Baca Juga :  Udara Memburuk, WALHI Beri Masker Pada Gubernur Sumsel

Manager PLN UP3 Palembang Triyono saat dikonfirmasi via Whats Apps pada Senin 19 September, Triyono menuturkan, untuk informasi tersebut sudah kami tindaklanjuti dilakukan pemeriksaan dengan hasil ditemukan pelanggaran.

“Pelanggan telah melakukan pembayaran tagihan susulan sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya singkat.

banner 17 agustus, baner hut ri

baner hut ri ke 77, baner pemkot

hut muba ke 66

Pos terkait