BP2RI Sumsel : Wacana Penundaan Pemilu 2024 dan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Dinilai Ciderai Konstitusi

Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Palembang, LamanQu.idKetua DPW Barisan Pemantau Pemilu Sumatra Selatan , Yasin Hidayat S. Sos menegaskan organisasi yang dipimpinnya siap menjadi palang pintu untuk mengadang wacana upaya penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Upaya-upaya untuk menunda pemilu,dan perpanjangan masa jabatan presiden pasti kita halangi. Saya duduk di sini, sebagai Ketua BP2RI DPW SUMSEL karena saya referensi kaum muda. Saya tidak ada urusan dengan kepentingan oligarki,” tegas Yasin Hidayat saat di wawancarai media di kantornya, Senin (4/4/2022).

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  DPRD Muara Enim Sahkan Program Kerja Bupati 2018-2023

Menurut Yasin, wacana penundaan Pemilu 2024 juga sebagai salah satu upaya mengkudeta Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebab, KPU telah menetapkan tanggal pelaksanaan pemilu pada 2024. “KPU sudah memutuskan 14 Februari 2024 (Pemilu), nah ini sekarang beberapa para pemimpin parpol nih berusaha untuk menggoyahkan itu,” katanya.

Dia berkata, keberhasilan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 merupakan menunjukkan bahwa penundaan penyelenggaraan Pemilu 2024 tidak memiliki alasan yang tepat.

Lebih jauh, Yasin melihat wacana penundaan Pemilu 2024 yang digulirkan elite politik merupakan hal yang wajar. Pasalnya, menurutnya elite politik tengah menikmati jabatan dan kekuasaan saat ini. Tanpa melihat kondisi masyarakat yang terjebit dengan melambungnya bahan pokok dan bahan bakar kendaraan

Baca Juga :  Dua Direksi Bank Sumsel Babel Diperpanjang

Akan tetapi, ia mengingatkan, penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden berpotensi memberikan preseden buruk bagi citra pemerintah karena akan dituding sebagai orang yang haus jabatan.

banner pemkot palembang, selamat ramadhan

banner pemkot, selamat ramadhan

Pos terkait