Polemik Masyarakat Gunung Agung Terkait Jembatan Mangkrak

polemik warga, jembatan mangkrak

Lahat, LamanQu.idTerkait belum selesainya jembatan yang berada di Desa Gunung Agung, kecamatan Merapi Barat kabupaten Lahat, yang hingga saat ini masih belum bejalan (mangkrak), menjadi pertanyaan dan polemik di Masyarakat, terutama bagi masyarakat setempat, karena hingga saat ini jembatan tersebut pembangunannya baru berjalan – + 20 persen saja.

Menurut keterangan warga setempat, Darwin, Selasa (07/12/2021). Terhambatnya pembangunan jembatan ini dikarenakan belum ada pergantian lahan untuk sebagian warga desa Gunung Agung, karena jembatan ini berkedudukan di Desa Gunung Agung dan menghubungkan jalan raya dan tambang batu bara.

Baca Juga :  Peran Penting Perempuan di Masa Pandemi

“Kepala Desa Gunung Agung ini sudah kita laporkan ke Polres Lahat bersama masyarakat setempat, terkait masalah pembebasan lahan dan ganti rugi, namun belum ada tindak lanjut dan kejelasan hingga saat ini, oknum kades ini juga terindikasi telah menjualkan tanah adat,” ucap Darwin.

Terpisah saat kami wawancarai Maryono selaku masyarakat dan pengguna jalan mengatakan, jembatan ini dibangun kalau tidak salah sudah hampir dua tahun ini, yang saya tahu jembatan ini dibangun oleh perusahaan, yang mana jembatan ini akan menghubungkan perusahaan tambang dan jalan lintas Lahat – Palembang.

Baca Juga :  Aspenku Sumatera Selatan Memberikan Edukasi Untuk Menggeliatkan Perekonomian

“Saya tidak tahu persis mengapa sampai sekarang jembatan ini belum selesai pengerjaannya, sepengetahuan saya ini terganjal masalah ganti rugi lahan, karena pihak perusahaan dan masyarakat belum menemukan kesepakatan masalah harga,” ucap Maryono.

banner pemkot palembang, selamat ramadhan

banner pemkot, selamat ramadhan

Pos terkait