Listrik Padam Hingga Tiga Jam, Masyarakat Kecewa Usaha Budidaya Ikan Gagal Panen

  • Whatsapp
akibat pemadaman listrik, budidaya ikan gagal panen

Palembang, LamanQu.idPemadaman listrik yang terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 hingga pukul 06.00 di Talang Ratu membuat warga geram.

Pasalnya pemadaman listrik tersebut berdampak pada kerugian usaha yang dilakukan masyarakat diantaranya seperti budidaya ternak ikan nila.

Salah seorang warga, Fandi mengatakan, listrik padam sangat berdampak pada pembudidayaan ikan nila.

akibat pemadaman listrik
Taksiran Bobot Ikan

“Karna budidaya pembesaran ikan dengan menggunakan sistem bioflok sangat bergantung pada keberadaan aerator dalam men-supply oksigen untuk kebutuhan hidup makhluk yang ada di dalam kolam baik ikan itu sendiri maupun mikro organisme pembentuk flok, sehingga kebutuhan listrik mutlak tersedia 24 jam,” ujarnya, Minggu (5/12/2021).

Baca Juga :  Banjir Kepung Palembang, ACT MRI Palembang Turunkan Tim Rescue

Lebih lanjut Fandi menuturkan, kerugian Materil yang dirasakan tidak seberapa jika di nilai kan dengan rupiah. “Tapi kerugian Immateril jauh lebih besar,” ucapnya.

Fandi mengungkapkan, saat terjadi pemadaman listrik, pihaknya sudah melaporkan via aplikasi PLN Mobile. “Informasi yang didapat ada pohon yang roboh sehingga mengganggu jaringan listrik. Harusnya cepat ditanggulangi karena ini berdampak dengan usaha kita,” ucapnya.

“Ikan nila yang kami budidayakan semuanya mati. Kami masyarakat bener bener merasa dirugikan oleh tindakan PLN yang terkesan lamban menangani gangguan jaringan kabel PLN tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Yakin Lulusan Universitas Terbuka Bisa Berkiprah di Masyarakat

Sementara itu, saat dikonfirmasi ke PT.PLN (Persero) WS2JB Area Palembang Rayon Sukarami Kota Palembang, Akbar Manadona mengatakan, Ini masih perbaikan di jalan pramuka.”Kabel kita ketimpa pohon. 3 tiang, peralatannya rusak. Sedang dikerjakan. Murni faktor alam Bu,” ucapnya.

baner perkot tentang vaksinasi, vaksinasi dan prokes 5m

Pos terkait