Banyak Yang Pensiun, Palembang Kekurangan Pengawas SMA

  • Whatsapp
palembang kekurangan pengawas, pengawas yang pensiun

Palembang, LamanQu.idPembinaan dan pelepasan pengawas purnabakti SMA di Kota Palembang dilaksanakan di Gedung SMK Sumsel, Selasa (30/11/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs H Riza Fahlevi MM mengatakan, kegiatan hari ini adalah pembinaan dan pelepasan masa purnabakti pengawas SMA di Palembang. “Kami ucapkan selamat dan terima kasih atas pengabdiannya. Yang banyak membantu dunia pendidikan. Karena majunya dunia pendidikan itu ditangan pengawas, kepsek dan guru. Jadi ketiganya harus harmonis. Mudah mudahan ada pengganti pengawas yang pensiun,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Riza Fahlevi berpesan kepada semua mulai dari Kabid, Kasi, Pengawas, Kepsek dan Guru agar KREATIP, agar terwujud Visi dari Bapak Gubernur Sumsel H Herman Deru. “Sumsel Maju Untuk Semua, Ayo kita bersinergi untuk mewujudkan visi Bapak Gubernur Sumsel,” katanya.

Baca Juga :  HD Resmikan Pusat Menghafal Al-Qur'an Metode AHM

Sementara itu, Koordinator Pengawas SMA Kota Palembang Drs H Muslim MPd menambahkan, acara hari ini adalah silaturahmi pengawas di wilayah kerja Kota Palembang. “Tahun ini ada enam pengawas yang pensiun yakni Bapak Ramdani, Almarhum Bapak Lukman, Bapak Ibrahim, Ibu Asma Nusa, Ibu Nur Hidayah dan Bapak Satriawan,” ujarnya.

“Kepada pengawas yang masih bertugas, jadikanlah yang sudah purna bakti ini sebagai inspirasi . Mereka purna tugas dengan happy ending di usia 58 tahun. Tahun depan ada lima lagi pengawas yang pensiun, sejak tahun 2017 ada 57 pengawas, tahun ini tinggal 24 pengawas,” bebernya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kemampuan Personel, Dit Pam Obvit Polda Sumsel Latihan Bongkar Pasang Senjata Api

Lebih lanjut Lukman menjelaskan, jika dihitung dari pengawas dengan jumlah sekolah 1:7 itu masih memadai. Tapi jika dihitung pengawas dengan jumlah guru itu 1:40 jelas kurang.

“Syarat untuk menjadi pengawas itu harus diklat calon pengawas. Sekarang belum ada penambahan pengawas, jadi kalau dihitung dengan guru mata pelajaran jelas kurang, tapi kalau dilihat manajerialnya masih memadai,” tandasnya.

baner perkot tentang vaksinasi, vaksinasi dan prokes 5m

Pos terkait