Suporter Berulah Lawan Marseille, Kandang Lyon Ditutup

  • Whatsapp
dampak dari suporter berulah, kandang lyon ditutup

LamanQu.id – Operator Liga Prancis, LFP,  mengumumkan hukuman sementara berupa penutupan kandang Olympique Lyon, Stadion Groupama, untuk penonton selama proses investigasi ulah suporter dalam laga kontra Marseille. Minggu (21/11/2021) Malam.

Pertandingan itu dihentikan hanya lima menit setelah sepak mula oleh wasit Ruddy Buquet lantaran penyerang Marseille, Dimitri Payet jadi sasaran pelemparan botol plastik minuman kemasan oleh suporter Lyon saat akan melakukan tendangan sudut.

Marseille menolak keluar dari ruang ganti setelah insiden tersebut dan wasit memutuskan menangguhkan pertandingan karena menilai tidak terpenuhinya syarat keamanan.

Hukuman sementara LFP ini akan memengaruhi pertandingan kandang Lyon berikutnya saat menjamu Reims pada 1 Desember yang harus dilangsungkan tertutup tanpa penonton.

Baca Juga :  Portugal vs Qatar 3-0, Ronaldo Pertajam Rekor Gol

LFP melanjutkan proses investigasi mereka dengan rencana keputusan paling lambat akan diumumkan pada 8 Desember terkait hukuman untuk Lyon maupun nasib pertandingan itu sendiri.

Ini jadi kali kedua pertandingan di Liga Prancis musim ini yang harus ditangguhkan setelah sebelumnya laga OGC Nice kontra Marseille mengalami nasib serupa pada Agustus.

Kala itu Payet juga jadi korban sasaran pelemparan obyek dari tribun penonton hingga suporter tuan rumah menjebol ke dalam lapangan Stadion Allianz Riviera.

Selain dijatuhi hukuman pengurangan dua poin, Nice juga terpaksa melakoni pertandingan ulang melawan Marseille sejak sepak mula, kendati laga yang tertangguhkan sudah berlangsung 75 menit dan Nice tengah unggul 1-0.

Baca Juga :  Sikap Ernesto Valverde Acuh Sementara Santiago Solari Dingin Dengar Lionel Messi Absen Di Copa Del Rey

Dalam laga ulang, Nice bahkan kehilangan dua poin lagi karena ditahan imbang Marseille 1-1.

Kembali dibukanya stadion untuk penonton di Liga Prancis musim ini harus diwarnai dengan serentetan ulah suporter yang memalukan, termasuk beberapa kali pertandingan harus molor sebagaimana dirasakan saat Derbi Utara antara RC Lens kontra Lille.

Terkait masalah tersebut, Presiden OL Jean-Michel Aulas angkat bicara. “Saya sepenuhnya dalam solidaritas dengan Vincent Labrune. Saya akan berada di Kantor Liga besok bersama Vincent dan Pablo Longoria. Jangan khawatir. Jika kita harus membuat keputusan besar, kita harus melakukannya demi semua orang. Ini tidak boleh terjadi lagi. Ini adalah risiko yang ada di sejumlah klub. Kita harus mendidik kelompok pendukung untuk menemukan solusi yang tepat. Tidak ada kompromi di OL. Kami mengajukan keluhan untuk setiap insiden. Jika keadilan ingin membuat contoh tentang dia, itu bisa dilakukan dengan larangan seumur hidup.” terangnya, dinukil dari laman OL, Selasa (23/11/2021).

baner perkot tentang vaksinasi, vaksinasi dan prokes 5m banner pemkot muba, selamat idul adha

Pos terkait