Boyang Juga Penjaga Ikan Nila Nirwana

  • Whatsapp
Boyang Penjaga Ikan Nila Nirwana

LamanQu.id – Budidaya ikan nila sistem bioflok memiliki beberapa keunggulan, seperti meningkatkan kehidupan (survival rate /SR) hingga lebih dari 90 persen dan tanpa pergantian udara.

Adapun pertanyaan yang masih membekas dipikiran Boyang adalah sistem apa yang cocok untuk pemeliharaan ikan air tawar, seperti nila.

budidaya ikan nila

“Lalu saya cari referensi lewat internet. Banyak channel yang ia tonton. Ketemulah channel youtube Adi Sucipto, seorang pegawai KKP di UPT Balai Benih Ikan Air Tawar Sukabumi. Budidaya ikan nila dengan sistem bioflok,” cetus Boyang, lulusan Strata 1, Administrasi Publik, FISIPOL, Universitas Siriwijaya.

Baca Juga :  Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini 27 Januari 2021, UBS Naik

Adi Sucipto, lanjut Boyang, seorang perekayasa fungsional. Sekaligus ingener bertugas mengkaji dan mengenalkan sistem bioflok.

“Dia (Adi Sucipto) riset kemudian dirilis. Ya, yang namanya riset pasti validitasnya cukup tinggi. Saya coba belajar dengan mengikuti channel itu,” tuturnya.

Dari hasil referensi yang diperoleh Boyang, ternyata ada beberapa jenis ikan nila yang tidak gampang kawin serta direkomendasikan untuk dibudidayakan. Ikan nila Nirwana dengan singkatan (Nila Ras Wanayasa) berasal dari daerah Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat.

Nila GESIT, kepanjangan dari Genetically Supermale Indonesian Tilapia merupakan jenis unggulan superjantan. Mengapa disebut superjantan? Sebab 98-100 persen telur yang dihasilkannya berjenis kelamin jantan.

Baca Juga :  HomPizz Dengan Varian Produk Pizza Berikan Promo Paket Hemat

“Nila gesit memiliki pertumbuhan yang cepat, yakni lima hingga enam bulan untuk mencapai berat 600 gram,” katanya.

Dilihat dari samping ikan nila ini memiliki punggung yang tinggi seolah berpunuk. Ada juga yang menyebut nama Kekar merupakan singkatan dari Keluaran Kartoyo. Nama Kartoyo menjadi embel-embel di belakang Nila ini karena Kartoyo merupakan pemulia dari ikan nila tersebut.

“Bahkan Nila Kekar itu sempat ujicobanya di Danau Toba. Ikan ini luar biasa bobotnya,” ucapnya.

Dan keunggulan lainnya organ reproduksi tidak akan matang sebelum umur 6 bulan. Penasaran dengan ikan Kekar, per 31 Januari 2021 lalu, Ambayong membeli ikan ini.

Baca Juga :  Harga Emas Batangan di Pegadaian Masih Turun

“Akhirnya saya beli lewat online di Jogyakarta. Kebetulan ada saudara di sana,” sebutnya.

baner perkot tentang vaksinasi, vaksinasi dan prokes 5m banner pemkot muba, selamat idul adha

Pos terkait