Kepala SMKN 3 Tegaskan Pembubaran Komite SMK Negeri 3 Palembang periode 2020 – 2022 Sudah Sesuai Prosedur

  • Whatsapp
Pembubaran Komite SMK Negeri 3 Palembang
Kepala SMK Negeri 3 Palembang Rusmina bersama pengurus komite periode 2020-2022

Palembang, LamanQu.idKepala SMK Negeri 3 Palembang Rusminah SH MSi mengambil kebijakan membubarkan Komite SMK Negeri 3 Palembang periode 2020 – 2022 melalui surat Pembubaran Komite Nomor : 421/548/SMKN-3/2021 tanggal 23 Agustus 2021. Kebijakan tersebut diambil karena ada 4 pengurus Komite SMKN 3 yang telah mengundurkan diri.

Rusmina Kepala SMK Negeri 3 Palembang mengatakan, tidak benar adanya pemberitaan yang menyatakan pembubaran Komite SMK Negeri 3 Palembang periode 2020 – 2022 tidak berdasar. Pasalnya, apa yang dia lakukan sudah sesuai prosesur mengingat dari 5 keanggotaan Komite SMK Negeri 3 Palembang periode 2020 – 2022 ada 4 orang yang mengundurkan diri. Sehingga hanya bersisa satu orang yakni Ketua saja yang tidak mengundurkan diri.

“Berdasarkan Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 menyatakan bahwa jika ada anggota Komite yang meninggal, atau mengundurkan diri ,atau terkena sanksi pidana dan sudah inkrah, serta adanya intervensi atau itimidasi dari Komite terhadap manajen sekolah dan sebagainya. Dan itu sudah ada satu unsur yakni ada 4 anggota yang mengundurkan diri. Kemudian berdasarkan turunan Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 itu berdasarkan AD ART Komite SMKN 3 Palembang pada bab 4 tentang pemberhentian pengurus Komite,pada pasal 8 ayat 4 yang menyatakan pengurus Komite sekolah yang berhenti atau mengundurkan diri dengan ketentuan 2/3 dari kepengurusan sebelum masa bakti berakhir, maka pihak sekolah dapat mengganti atau membubarkan kepengurusan,” ujarnya saat Jumpa Pers di SMKN 3 Palembang, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga :  SKB CPNS Kemenag Sumsel Diikuti 648 Peserta Perebutkan 272 Formasi

Artinya, lanjut Rusmina, apa yang dilakukannya itu sudah sesuai prosedur. “Apa yang saya lakukan itu sudah bijak, karena sesuai AD ART yang dibuat oleh kepengurusan Komite SMKN 3 Palembang periode 2020 – 2022. Artinya apa yang saya kerjakan sesuai dengan prosedur yang ada,” katanya.

Ketika ditanya langkah Ketua Komite SMK Negeri 3 Palembang Diana Ivory SH periode 2020 – 2022 yang telah bubar melakukan gugatan ke PTUN, Rusmina menuturkan, itu hak dia. “Silahkan saja, saya akan hadapi. Karena saya punya dokumen dokumen penunjang atau pelengkap untuk menghadapi gugatan itu. Saya melakukan segala sesuatu pasti ada dasarnya. Acuan saya adalah surat pengunduran diri yang dibuat 4 orang kepengurusan Komite yang lama. Sebagai warga negara yang baik, saya siap menghadapi gugatan dari Ketua Komite yang lama,” ucapnya.

Sementara itu, Penasehat Komite periode 2020 – 2022 Dr Ir H Ruslan Ismail MM mengatakan, proses hukumnya menganut praduga tak bersalah. Nanti tinggal pembuktian itu diperadilan, apakah PTUN akan menerima berkas mereka.

“Tapi kita harapkan Ketua Komite yang lama ibu Diana mencabut niatnya menggugat ke PTUN. Karena yang diobrak abrik ini dunia pendidikan. Saat pembubaran kalau dia mau menyanggah atau ingin mengajukan diri kan bisa dibicarakan. Dan itu bisa jadi bahan pertimbangan Kepala SMKN 3, kalau ibu Diana memang punya kepedulian untuk terus membangun SMKN 3 Palembang. Tapi kalau sudah keluar diarena rapat, artinya sudah kadarluasa. Kepsek mengambil kebijakan membubarkan Komite yang lama agar jangan terjadi stagnasi di Komite SMKN 3 Palembang. Karena SMKN 3 Palembang butuh Komite di proses belajar mengajar dan untuk memenuhi kebutuhan lain sebagainya dilingkup sekolah. Kalau tidak ada komite bagaimana berkoordinasi.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, Pemkot Palembang Genjot Agenda Rutin Gotong-royong

“Oleh sebab itu, Kepsek cepat mengambil kebijakan untuk kepengurusan yang baru. Itu sudah sesuai amanat Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 dan UU Nomor 20 tahun 2003,” ucapnya.

Kendati demikian, lanjut Ruslan, pihak Sekolah tetap membuka perdamaian dengan komite yang lama. “Sepanjang ibu Diana punya niat baik, pihak sekolah juga lebih baik. Saya tegaskan, apa yang dilakukan Kepala SMKN 3 itu sudah sesuai prosedur, karena bukan memutuskan tapi menindaklanjuti keinginan yang lain. Karena sudah ada 4 pengurus komite yang lama sudah mengundurkan diri, maka otomatis komite yang lama itu bubar sesuai Permendikbud nomor 75 tahun 2016 dan UU Nomor 20 tahun 2003. Komite ini wakil orang tua siswa untuk menjembatani atau berkoordinasi dengan sekolah. Bukan “kontroversi” , jadi kami mengharapkan Ibu Diana intropeksi diri,” tandasnya.

Baca Juga :  Peringati HKN, Seluruh Pegawai, Pasien dan Pengunjung RSMH Palembang Tepuk Tangan 56 Detik

Mantan Sekretaris Komite Nurwan Syafiq mengingkapkan, dia mengundurkan diri karena keinginan sendiri. Karena banyak pekerjaan. “Dalam surat penduran diri karena sibuk dengan pekerjaan saya. Saya tidak bisa hadir kalau rapat, bukan karena saya tidak percaya dengan keuangan. Jadi sangat pernyataan Ketua Komite yang lama,” paparnya.

Hal senada diungkpkan Mantan Bendahara Komite Nuryayang. Dia menuturkan, dia mengundurkan diri, karena satu tahun lagi pensiun. “Saya mengungundurkan diri bukan karena paksaan, tapi karena keinginan saya sendiri. Karena saya mau pensiun, jadi mau fokus dengan pekerjaan saya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan di salah satu media online, Ketua Komite SMK Negeri 3 Palembang Diana Ivory SH periode 2020 – 2022 keberatan atas pembubaran komite sekolah yang dilakukan Kepala SMK Negeri 3 Palembang Rusminah SH MSi melalui surat Pembubaran Komite Nomor : 421/548/SMKN-3/2021 tanggal 23 Agustus 2021.

Diana Ivory melalui kuasa hukumnya Puji Herlambang SH menyatakan pembubaran komite sekolah yang dilakukan Kepala SMK Negeri 3 Palembang secara sepihak bentuk sewenang – wenangan serta tidak berlandaskan hukum.

baner perkot tentang vaksinasi, vaksinasi dan prokes 5m banner pemkot muba, selamat idul adha

Pos terkait