Curug Ngebul ‘Surga Tersembunyi’ di Cianjur

panorama sekitar Curug Ngebul
google news, lamanqu

LamanQu.id – Cianjur wilayah di Jawa Barat yang didominasi pegunungan. Beragam objek wisata alam ada di sana. Salah satu yang jadi perhatian wisatawan adalah Curug Ngebul.

Berlokasi di Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur terdapat sebuah curug di ketinggian 100 meter di atas permukaan laut. Di kelilingi oleh tebing-tebing dan pepohonan rindang menjadikan panorama sekitar Curug Ngebul masih sangat asri.

Bacaan Lainnya

Letaknya cukup tersembunyi, jauh dari keramaian pusat kota sangat cocok bagi Anda yang ingin berlibur sambil mencari ketenangan. Akses menuju Curug Ngebul tergolong masih sulit untuk dilewati

Jalannya masih berupa tanah berbatu yang menanjak. Namun jarak dari loket masuk hanya sejauh 200 meter atau 10 sampai 20 menit berjalan kaki.

Debit air yang mengalir di Curug Ngebul tidak begitu besar jika dibandingkan dengan Curug Citambur, namun hempasan airnya cukup deras.

objek wisata alam di cianjur

Air yang jatuh dari balik bukit tersebut akan menghempas batu di bawahnya sehingga menciptakan uap dan membuatnya terlihat seperti asap yang mengepul. Oleh karenanya, curug ini disebut Curug Ngebul.

Tetapi beberapa masyarakat setempat meyakini bahwa nama Curug Ngebul berasal dari sebuah legenda yang menceritakan seorang putri yang mandi di curug tersebut. Lalu secara tiba-tiba, air di sana mengepul dan berasap.

Sayangnya, pengunjung tidak bisa berenang di bawah aliran air terjun karena alasan keselamatan. Meskipun begitu ada sebuah kolam penampungan di dekatnya dengan air yang tenang. Kolam tersebut digunakan warga sekitar untuk saluran irigasi, tapi pengunjung dapat berenang atau sekadar bermain air di sana.

Di Curug Ngebul pengunjung juga dapat mendirikan tenda di sebuah lapang berumput. Letaknya tidak jauh dari curug sehingga Anda bisa bermalam sambil menikmati suara deburan air yang menghantaman bebatuan dan bising dari hewan nokturnal.

Bagi pecinta olahraga panjat tebing, Anda bisa menaklukan tebing-tebing di sekitar curug. Tapi harus selalu memperhatikan keselamatan masing-masing dan mematuhi setiap aturan yang berlaku.

Tarif yang dibayarkan untuk berkemah Rp10.000 saja dengan tambahan biaya parkir sebesar Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000 untuk mobil. Sementara jika hanya ingin singgah untuk bermain air, berfoto-foto, atau panjat tebing, pengunjung hanya perlu membayar Rp7.500 per orangnya.

 

grand fondo

banner 17 agustus, baner hut ri

baner hut ri ke 77, baner pemkot

hut muba ke 66

Pos terkait