Enam Daerah Diverifikasi Sebagai Penerima Penghargaan Swasti Saba

  • Whatsapp
Swasti Saba, lingkungan yang sehat, dampak terhadap kehidupan

Sekda Buka Sosialisasi Kabupaten/kota Sehat


Palembang, LamanQu.idAspek lingkungan memberikan banyak dampak terhadap kehidupan makhluk hidup. Karena itu dibutuhkan upaya nyata dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat.

Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar dalam sambutannya ketika membuka sosialisasi Kabupaten/kota sehat Se-Sumsel, bertempat di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jumat (27/11).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Nasrun Umar program kabupaten/kota sehat merupakan program yang mencakup multi sektor dan multi stakeholder yang memiliki aspek penting dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Dodi Instruksikan Perusahaan Daftarkan BHL Masuk BPJS

“Pemerintah daerah dan masyarakat harus komitmen bersama untuk meningkatkan lingkungan fisik, sosial, budaya, prilaku dan pelayanan publik yang dilaksanakan secara adil, merata dan terjangkau,” tuturnya.

Menurutnya, sosialisasi ini pula sejalan dengan visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, dalam rangka pembangunan manusia dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya demi mewujudkan Indonesia sehat serta melaksanakan Sustainable Development Goals (Sdgs).

“Program kabupaten kota sehat menjadi salah satu indikator dalam matriks pembangunan RPJM tahun 2020-2024.

Pemerintah daerah harus membentuk tim pembina kabupaten kota serta forum kabupaten kota/ sehat,” katanya.

Baca Juga :  Komitmen Iklim Sehat Muba Tuai Apresiasi dan Penghargaan

Dijelaskan, pada tahun 2019 provinsi Sumsel telah memfasilitasi kabupaten kota yang ingin di verifikasi untuk mendapatkan penghargaan Swasti Saba, dimana untuk Sumsel sudah ada 6 Kabupaten/kota yang mengusulkan yaitu Kota Palembang, Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten OKU dan Kabupaten Musi Rawas.

“Saya berharap semua peserta dapat mengikuti verifikasi untuk menerima penghargaan Swasti Saba yang dilaksanakan 2 tahun sekali pada tahun ganjil (2021),” tandasnya.

Untuk diketahui Swasti Saba merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan RI yang diberikan pada Kabupaten Kota yang telah menyelenggarakan tatanan lingkungan yakni pemukimanan, sarana dan prasarama yang sehat.(RED)

Baca Juga :  Erwin Pimpin Asosiasi LPPL Radio se-Indonesia