Ini Cara Musium Negeri Sumatera Selatan Cegah Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp
dilarang memegang vitrin, disemprot desinfektan, tempat memajang benda koleksi, aturan ketat, Pemandu Musium Negeri Sumatera Selatan

Palembang, LamanQu.idPemandu Musium Negeri Sumatera Selatan Venty Oktadania mengatakan, Musium Negeri Sumatera Selatan telah memberlakukan aturan ketat sejak pandemi covid-19. “Pengunjung yang masuk harus pakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak antar pengunjung. Bahkan, sebelum masuk pengunjung wajib diukur suhu tubuh. Bagi suhu tubuh diatas 37 derajat celcius dilarang masuk,” ujarnya saat diwawancarai diruang kerjanya, Jumat (23/10/2020).

Selain itu, lanjut Venty, saat memasuki gedung pameran, pengunjung dilarang memegang vitrin yaitu tempat memajang benda koleksi disetiap ruang tata pameran.

Baca Juga :  Laporan Akhir Tahun Ombudsman Ungkap Per 2016-2019 Statistik Laporan Meningkat..

“Karena jika pengunjung memegang, dikhawatirkan terjadi penularan jika ada yang positif covid-19. Jadi pengunjung hanya boleh melihat koleksi benda,” bebernya.

Venty mengungkapkan, jika pengunjung sedang ramai, pihaknya juga memberikan aturan hanya 10 orang yang bisa masuk ke dalam setiap ruangan pameran. “Jadi jika pengunjung yang datang dari daerah dengan beberapa bus. Kita beri waktu, agar bergantian masuk ke setiap ruangan pameran,” ucapnya.

Untuk operasional Musium, Venty menuturkan, sama seperti Musium lainnya yaitu buka hari Selasa hingga Minggu pukul 08.30-15.30 WIB.

Baca Juga :  Keputusan Final Pemilihan Ketum KONI Sumsel Ada Ditangan Pemilik Suara

“Dulu sebelum pandemi covid-19, setiap hari selasa hingga Jumat ramai pelajar datang mulai dari Paud, SD, SMP dan SMA. Karena pelajar dianjurkan oleh Sekolah datang ke Musium,” kata Venty.

“Tapi sejak covid-19, pengunjung datang hanya ramai pada hari Sabtu dan Minggu. Mereka datang menggunakan bus, karena banyak dari kabupaten. Untuk mencegah penyebaran covid-19, kalau Musium tutup setiap ruangan disemprot desinfektan. Kita semaksimal mungkin melakukan pencegahan penyebaran covid-19,” pungkas Venty.(Yanti)

mall pelayanan publik
banner covid-19, banner pemkot tentang covid, himbauwan pemkot sumsel
banner covid-19, promosi pemkot, banner pemkot sumsel
waspada kebakaran, larangan membakar hutan, kebakaran hutan, banner karhutbunlah,
Editor: YN