PW GNPK RI Sumsel Buka Posko Pengaduan di Setiap Kecamatan

  • Whatsapp
Pencegahan Korupsi, PW GNPK RI, GNPK RI, Posko Pengaduan, Dana Covid, sosialisasi, Money Politik, Pilkada, Diklat Pencegahan Korupsi, informasi publik

Palembang, LamanQu.idPelantikan Pengurus Wilayah (PW) Daerah Gerakaan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK) RI Sumsel periode 2020-2025 digelar di Graha Hotel Sriwijaya, Selasa (29/9/2020).

Acara tersebut dihadiri Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Ahmad Najib dan Ketua Umum Pimpinan Pusat GNPK-RI, H M Basri Budi Utomo AS SIP.

Bacaan Lainnya

Ketua Umum Pimpinan Pusat GNPK-RI, H M Basri Budi Utomo AS SIP mengatakan, pihaknya siap menjalankan program pemerintah. Yakni mulai dari pengawasan program kegiatan rancangan anggaran.

Baca Juga :  Verifikasi Kesbangpol PD GNPK-RI OKU Selatan Disebut Bentuk Pilar Demokrasi Masyarakat

“Kita ingin ada keterbukaan informasi publik, diantaranya saat minta kejelasan dokumen,” ujarnya.

Menurutnya, korupsi itu bisa terjadi di semua sektor. Oleh sebab itu, di GNPK ada diklat pendidikan latihan khusus. “Ada diklat pencegahan korupsi dengan ilmu, bukan demo. Kita tekankan agar anggota GNPK memahami pencegahan korupsi. Karena yang kita hadapi orang pintar. Kita tingkatkan SDM, dari tingkat wilayah hingga daerah,” bebernya.

Ketika ditanya terkait pilkada yang rawan money politik, Basri menuturkan, saat ini Pilkada demokrasi ini sudah tidak karuan. Pasalnya, perkara money politik bukan hal baru.

“Kita himbau masyarakat tidak memilih kepala daerah yang memberikan setuatu. GNPK Pusat juga melakukan sosialisasi agar masyarakat memilih kepala daerah yang tidak melakukan money politik,” ucapnya.

Baca Juga :  Ombudsman Sumsel: Bawaslu Diharapkan Tidak Mengabaikan Laporan Masyarakat Terkait Money Politik

Oleh sebab itu, lanjut dia, pihaknya secara internal terus meningkatkan SDM, terkait cara cara efektif mengungkap korupsi.”Selama covid, ada indikasi korupsi. Nanti kita ungkap datanya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PW Daerah GNPK RI Sumsel Aprizal Muslim mengatakan, Ketum GNPK RI sudah menyampaikan pesan kepada pimpinan GNPK Kabupten dan kota agar tidak menyelesaikan korupsi dengan demo saja, tapi dengan ilmu yang benar. “Juga disampaikan Ketum GNPK RI kita tidak inginkan penyelesai tidak sesuai AD ART, karena akan kita bekukan kepengurusannya. Tidak ada toleransi,” tandasnya.

“Harapan kita, jika ada penemuan harus diungkap. Banyak persoalan, itu harus diselesaikan. Ini ormas nasional dan ada di 33 provinsi, di sumsel kita buat posko pengaduan di setiap kecamatan,” katanya.

Baca Juga :  Kapolda Sumsel Pastikan Sofyan Driver Taksi Online di Palembang Tewas, Ini Modus Pelaku

“Kita mengawasi dana covid setiap kabupaten dan kota, karena jumlahnya besar mencapai ratusan miliar,” tegas Aprizal.

Sementara itu, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Ahmad Najib menuturkan, pihaknya berharap GNPK Sumsel dapat bersinergi dengan Pemprov Sumsel dalam melakukan pengawasan pencegahan korupsi.”Diharapkan bekerjasama dengan Pemprov Sumsel mencegah korupsi,” ucapnya.

Pelantikan kepengurusan GNPK RI Kabupaten Kota yang dilantik diantaranya Banyuasin, Muba, Pali, Empat Lawang, Prabumulih, Pagaralam,Muara Enim, Palembang, OKI,OKUS, OKUT, dan Mura. (Yanti)

banner covid-19, promosi pemkot, banner pemkot sumsel
waspada kebakaran, larangan membakar hutan, kebakaran hutan, banner karhutbunlah,

Pos terkait