Tempat Usaha Yang Melanggar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

Satgas Covid-19, Pencegahan Covid-19, Tidak Memakai Masker, Sanksi Tidak Memakai Masker

Palembang, LamanQu.id – Satuan Tugas (Satgas) Penegakkan Peraturan Pencegahan Covid-19 Provinsi Sumsel akan memberlakukan sanksi bagi warga yang tidak memakai masker. Pemberlakuan sanksi tersebut akan berlaku mulai Senin 21 September mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumsel, Aris Saputra saat diwawancarai di Aula Pol PP Provinsi Sumsel, Rabu (16/9/2020).

Aris mengatakan, warga yang kedapatan tidak memakai masker sebagaimana yang diatur dalam Pergub Nomor 37 tahun 2020 akan diberikan sanksi daya paksa polisional dan sanksi administratif.

“Untuk sanksi daya paksa polisional adalah para pelanggar diwajibkan untuk membersihkan fasilitas umum hingga mengucapkan janji tidak akan melanggar protokol kesehatan,” katanya.

Baca Juga :  Kami (Kades) Usul tapi Hanya Sebatas Janji-Janji...

“Sanksi administratif yang dilakukan berupa teguran lisan atau tertulis, penghentian sementara kegiatan, penghentian permanen kegiatan, pencabutan izin bahkan denda senilai Rp100 ribu hingga Rp500 ribu,” tambah Aris.

Dia menjelaskan, untuk tempat usaha, perkantoran, hotel dan sebagainya akan diberikan sanksi administratif mulai dari penghentian sementara hingga denda paling sedikit Rp5 juta dan paling banyak Rp15 juta.

“Jadi yang menentukan sanksi itu adalah hakim. Pasalnya, Satgas ini juga melibatkan pihak pengadilan dan juga kejaksaan,” tegasnya.

“Pemberlakuan sanksi untuk pelanggar Pergub tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan. Selain itu, adalah untuk memutus mata rantai Covid-19,” pungkasnya. (Yanti)

Baca Juga :  Sawah Terendam Banjir di Lais dan Sanga Desa
pemkot palembang, banner pemkot palembang
cegah kebakaran hutan, kebakaran hutan di muba, karhutbunlah, banner karhutbunlah