Air Terjun Curup Maung, Refrensi Destinasi Wisata Liburan untuk Kamu

  • Whatsapp
curup maung, wisata lahat, referensi wisata, tempat wisata lahat, wisata air terjun

Lahat, LamanQu.idObjek wisata Air Terjun Maung yang lebih dikenal dengan nama Curup Maung yang terletak di Desa Rinduhati, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Jarak lokasi ke Curup Maung sekitar 25 kilometer dari pusat kota Lahat atau 220 kilometer dari pusat Kota Palembang. Perjalanan ini bisa dicapai dengan sepeda motor maupun mobil selama 45 menit sampai 70 menit dari pusat kota.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Curup Maung Air Terjun Terbaik di Lahat

Pemandangan yang masih sangat hijau dan alami menjadi tujuan para wisatawan untuk mengunjungi tempat ini.

Amirul Muchtar salah satu pengunjung dari kota Palembang, mengatakan liburannya kali ini sengaja untuk pergi ke Air Terjun Curup Maung.

“Sudah lama sekali saya ingin datang berkunjung untuk liburan kesini, banyak refrensi dari teman dan dari sosial media yang memperlihatkan ke indahan alam di Air Terjun Curup Maung,” ucapnya. Jumat (21/8/2020).

referrensi wisata, curup maung, wisata lahat, air terjun terbaik

Lebih lanjut Amir sapaan akrabnya menceritakan bahwa pesona alam Air Terjun Curup Maung ini merupakan pesona alam yang luar biasa, sangat tepat untuk para wisatawan berkunjung kesini, apalagi menjadikannya sebagai tujuan Refrensi Destinasi Wisata Liburan di hari libur.

“Gimana orang tidak takjub melihat hijaunya rerumputan pada dinding jurang yang di sana mengalir derasnya air terjun dari ketinggian hampir 100 meter itu,” jelasnya.

Saya sangat puas liburan kali ini, rasa capek dan lelah itu semua terbayarkan dengan hasil dokumentasi foto dan vidio yang memperlihatkan indahnya alam di Air Terjun Curup Maung, kata Amir.

Nurdin (70) tahun salah satu pengelola di Air Terjun Curup Maung berkata pada awak LamanQu, kunjungan para wisatawan yang datang kesini dalam satu bulan berkisar dua ratus orang dalam setiap bulannya.

“Pada masa covid ini terjadi penurunan jumlah pengunjung yang datang ke sini. sebelum wabah covid terjadi, tak kurang dari lima ratus orang yang datang dalam setiap bulan. Sekarang, pengunjung yang datang tidak sampai dua ratus pengunjung,” katanya

Hampir sebagian dari mereka yang datang ke sini di dominasi dari wilayah Sumsel sendiri dan sebagian dari pengunjung ada yang dari pulau Jawa. Bahkan dari warga negara asing (WNA) seperti dari Malaysia, Beijing,” ungkapnya.

Ketika ditanya mengenai pembangunan apa saja yang telah terbangun di sini, Nurdin yang telah mengabdi selama enam tahun terakhir menjelaskan, saat ini sudah banyak pembangunan fasilitas umum.

“Satu tahun terakhir pemerintah setempat telah membangun fasilitas umum, seperti tempat ibadah, toilet, tempat parkir serta tangga sepanjang dua ratus meter yang menuju ke titik lokasi air terjun,” jelas Nurdin.

Pengelolaan operasional di sini didapati dari sumber iuran pengunjung yang datang.

“Setiap pengunjung yang datang, kami kenakan biaya masuk sebesar Rp. 2500 per orang dan untuk parkir kendaraan motor atau mobil sebesar Rp. 10.000, dari hasil ini empat puluh persennya di setorkan untuk kas desa,” tutupnya (FN)

Baca Juga :  Pagar Alam Salah Satu “Icon” Sumsel Bertabur Sejuk Air Terjun Hijau Pegunungan Kawah Nan ‘Hidup’
baner perkot tentang vaksinasi, vaksinasi dan prokes 5m

Pos terkait