Jangan Ragu Kawan (Irawan), Karena Kita Wartawan…!

google news, lamanqu

Banyuasin, lamanqu.id – Nyaris setiap hari pasca insiden pengeroyokan terhadap seorang wartawan Online di Banyuasin.

Pantauan lamanqu.id, di kediaman Irawan yang berada di Kelurahan kedondong rayo, Banyuasin III, terus mendapat suport dan dukungan dari ratusan wartawan se Sumsel bahkan nasional.

“hampir setiap harinya saudara seprofesi jurnalis berkunjung ke rumah,” cetus Irawan ketika dibincangi media ini di kediamannya, belum lama ini. Diapun menuturkan bahwa saat ini kondisinya semakin membaik.

“Alhamdulillah kondisi saya mulai membaik walau rasa trauma masih ada seiring belum sembuhnya luka pada jari tengah. Rasa trauma kadang datang, tapi rasa itu berangsur hilang dengan dunkungan rekan – rekan kerja,” jelasnya.

Baca Juga :  Sandi Serap Aspirasi Warga, Ini Ceritanya

Nasir, wartawan Mattanews sahabat korban di bincangi disela-sela kunjuangannya di kediaman korban, berkata rekannya itu nampak tegar dan kuat.

“Sudah menjadi resiko seorang junalis, mendapat intimidasi, tekanan bahkan kekerasan,” dia berujar.

Menyoal persoalan pengeroyokan sampai meneteskan darah saudara Irawan, membuat Nasir turut mengutuk kekerasan itu.

“Jangan ragu kawan. Kami wartawan se Indonesia mengutuk kejadian ini,” suara Nasir meninggi.

Ia mengatakan, jadilah wartawan yang tetap konsisten. Jangan pernah kendor semangat juang. Untuk itu, dirinya minta agar kasus ini diusut tuntas. Dampai semua pelaku tertangkap serta mendapatkan sanksi setimpal dengan peran masing- masing.

Baca Juga :  Tingkatkan Imtaq Siswa, SMA Negeri 6 Palembang Gelar Pesantren Ramadhan

Lanjutnya, ia perlu mempertegas lagi, siapa otak dibalik peristiwa ini yang memerintakan para pelaku itu menjadi hal pokok persoalan.

“Ativitas penyedotan pasir PT. Lintang harus di stop, pristiwa berdarah itu tidak lepas dari akibat lalai nya perusahaan terhadap perhatian lingkungan sosial dimana perusahaan itu mengeruk keuntungan,” tutupnya. (Indera)

banner pemkot, selamat idul adha, banner hari raya kurban

pecah rekor muri

banner pemkot, selamat ramadhan

Pos terkait