Metode Tanam Padi SRI, Bina Tani Organik

  • Whatsapp
Padi SRI, Panen Perdana Padi SRI, Metode Tanam Padi, Usaha Tani Padi, Budidaya Padi
Panen Perdana Padi SRI

Muba, Lamanqu.idUsaha tani padi dengan sistem SRI (System of Rice Intensification) merupakan usaha tani yang dapat menghemat penggunaan input seperti benih, penggunaan air, pupuk kimia dan pestisida kimia melalui pemberdayaan petani dan kearifan lokal.

Terdapat beberapa daerah di Indonesia yang telah menerapkan sistem usaha tani SRI salah satunya di daerah Muba, saat ini Kelompok Bina Tani Organik Desa Jirak melakukan panen perdana Padi SRI (Sustainable Rice Intensification) Organik.

Bacaan Lainnya

Baca Juga :  Ganti Sejumlah Direksi, HD Ingin BSB Segera Jadi Bank Besar

Anggota Kelompok Bina Tani Organik Desa Jirak, Masduki, mengatakan, dirinya dan anggota kelompok tani sangat bangga dengan hasil panen yang dicapai.

“Kita bersyukur dengan hasil yang dicapai saat ini. Biasanya kita 1 hektar itu 1 ton, kali ini 1 hektar hasilnya 7,4 ton. Memang belum mencapai target 1 hektar 10 ton, tipi kita bersyukur. Kedepan, target itu akan kita capai,” tandas dia. Kamis (13/8/2020).

SRI pertama kali dikembangkan pada awal tahun 1980 oleh French priest dan Fr. Henri de Laulanie, S.J di Madagascar, dan mulai dikenal oleh beberapa negara di dunia termasuk di Indonesia pada tahun 1997, melalui seorang ahli yaitu Norman Uphoff (Direktur dari Cornell International Institute for Food, Agricultural and Development).

Baca Juga :  Produktif Ditengah Pandemi, Warga Jirak Panen Padi SRI Organik

Pada dasarnya teknologi SRI memperlakukan tanaman padi dengan minimum air, berbeda dengan tanaman padi lainnya yang dimana membutuhkan air cukup banyak.

Sementara itu jika penggenangan air terlalu banyak, maka akan terjadi matinya jaringan kompleks (cortex, xylem dan phloem) pada akar tanaman padi.

Selain matinya jaringan, penggenangan air yang teralu banyak dapat membuat aktivitas akar dalam mengambil nutrisi lebih sedikit, sehingga pertumbuhan dan perkembangan tanaman akan terhambat hingga mengakibatkan kemampuan kapasitas produksi akan lebih rendah.

Akibat yang ditimbulkan dari penggenangan air tersebut maka budidaya padi SRI dapat diartikan sebagai upaya budidaya tanaman padi dalam memperhatikan semua komponen yang ada di ekosistem baik itu tanah, tanaman, mikro organisme, makro organisme, udara, sinar matahari dan air.

Baca Juga :  SMPN 1 Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan Menerima Adiwiyata Tingkat Nasional

Sehingga memberikan produktivitas yang tinggi serta menghindari berbagai pengaruh negatif bagi kehidupan komponen tersebut dan memperkuat dukungan untuk terjadinya aliran energi dan siklus nutrisi secara alami.

mall pelayanan publik
banner covid-19, banner pemkot tentang covid, himbauwan pemkot sumsel
banner covid-19, promosi pemkot, banner pemkot sumsel
waspada kebakaran, larangan membakar hutan, kebakaran hutan, banner karhutbunlah,