Keputusan PSBB Palembang Berlanjut atau Dihentikan…?

Palembang, LamanQu.id – Pemkot Palembang belum bisa memutuskan apakah PSBB berlanjut atau penegakan penerapan pendisiplinan protokol kesehatan menuju New Normal. Pasalnya, dari 14 indikator itu lebih ditekankan pada protokol kesehatan.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, Rabu 17 Juni 2020 baru bisa mengambil keputusan dan tetap mengevaluasi. “Kita akan mendengarkan banyak pihak, keputusnnya setelah berkoordinasi dengan tim gugus tugas penanganan Covid-19 kota Palembang,” ujarnya, usai rapat PSBB, di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik, Selasa (16/6/2020).

Dia menuturkan, saat ini pihaknya menekankan bagaimana bisa menciptakan warga kota Palembang yang betul-betul di siplin seperti memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan.

“Jadi kita ingin mengubah pola dari kemarin mungkin polanya kurang bersih, agar betul-betul memperhatikan terkait protokol kesehatan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Fitri menghimbau agar para penggiat UMKM harus bangkit agar jangan terpuruk perekonomian mengingat sudah enam bulan terdampak Covid-19 di Kota Palembang.

” Untuk perekonomian untuk para penggiat UMKM agar mereka bangkit, kuat menghadapi kondisi ada. Oleh sebab itu, Pemkot tetap canangkan siapa saja yang membutuhkan pinjaman tanpa agunan bunga. Apabila kuota terpenuhi dan masih kurang maka akan dibantu lagi,” tegasnya.

Ketika ditanya pendistribusian sembako tahap kedua, dia mengungkapkan, Pemkot Palembang sejak kemarin telah memberikan bantuan 33 ribu paket sembako tersebar untuk masyarakat miskin baru (Misbar).

“Saat ini kan baru 33 ribu, kalaupun data sudah masuk secara keseluruhan 85 ribu data Misbar, otomatis bantuan sembako diberikan untuk semuanya,” pungkasnya. (Yanti)

banner pemkot palembang
banner covid muara enim
promsi capil, capil palembang