Hj Eva Susanti Berjuang Agar Naura Bisa Pulang…!

* Minta Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Jelaskan Penanganan Pasien Covid-19

Palembang, LamanQu.id – Hj Eva Susanti Anggota DPD RI meminta pihak Rumah Sakit Pelabuhan Palembang untuk mejelaskan soal penanganan pasien terutama pemberitahuan standar waktu maupun kepastian saat dugaan Covid-19. Alhasil, berkat perjuangan Eva Susanti kini pasien bernama Naura Desiah Putri sudah diperbolehkan pulang.

Surat yang dilayangkan Hj Eva Susanti pada 11 Juni 2020 kepada Kepala Rumah Sakit Pelabuhan Palembang membuahkan hasil manis. Isi surat ini merupakan bagian tindak lanjut dari pengaduan masyarakat atas nama Afriansyah Putra yang bermukim di Jalan Sultan Sahrir, 5 Ilir, Rt 16, Nomor 1884, Kota Palembang. Dalam aduan Afriansyah ke Hj Eva Susanti, terungkap bahwa anaknya Naura Desiah Putri sudah dinyatakan oleh medis negatif usai melakukan tes Swab Covid-19.

“Namun anehnya, jelas-jelas Naura negatif hasilnya. Namun, pihak Rumah Sakit Pelabuhan tetap menyuruh harus menginap selama 30 hari dengan tidak adanya kejelasan dan kepastian penanganannya. Ini yang coba Bu Eva Susanti perjuangan,” disampaikan Hj Eva Susanti melalui Staf Ahlinya Hilmin, M.P.d.i, Senin 15 Juni 2020.

Sambung Eva lagi, guna mencari titik terang soal kejelasan penanganan pasien Covid-19, maka pihak Eva Susanti berupaya meminta penjelasan kepada pihak Rumah Sakit Pelabuhan Palembang terlait keberadaan pasien Naura.

“Ya, kami minta jawaban penjelasannya secara tertulis. Khususnya mekanisme, prosesur pengambilan sampel Swab, pemberitahuan ke pasien dengan standar waktu, serta kepastian waktunya,” dia menyampaikan.

Hilmin menambahkan, informasi dari manajemen Rumah Sakit diketahui pasien Naura sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Dan, sebelum mendatangi Rumah Sakit Pelabuhan, bahkan Hj Eva Susanti juga sudah menyurati Balai Besar Laboratorium Palembang yang memeriksa pasien Naura.

“Memang di sana ada keterlambatan sehingga hasil Swab dari pasien bisa berhari-hari lamanya. Bahkan, Dinas Kesehatan Palembang mengakui keterlambatan hasil Swab disebabkan kurangnya peralatan yang ada. Sehingga hal inilah menjadi penyebab lamanya hasil Swab yang ditunggu masyarakat,” disebutkan Hilmin.

Dan, kedepannya Hj Eva Susanti yang kini membidangi Komite 3 DPD RI berharap agar jangan sampai proses pengambilan sampel Swab pasien memakan waktu yang lama. Untuk itu, Eva Susanti sudah menyampaikan ke Menteri Kesehatan supaya mempertimbangkan penambahan peralatan Balai Besar Laboratorium Palembang.

“Tentu kedepannya kita berharap ada kepastian waktu di layanan yang prima bagi pasien Covid-19 yang positif. Sehingga tidak ada lagi kepanikan luar biasa atau yang trauma di tengah masyarakat,” cetusnya.

Rasa syukur tak berhingga juga disampaikan Afriansyah Putra, ayah kandung dari Naura Desiah Putri. Tak lupa ia mengucapkan terimakasih atas perjuangan Hj Eva Susanti yang selalu komitmen memperjuangan hak kesehatan rakyat di provinsi ini.

“Terimakasih Bu Eva Susanti. Tanpa adanya perjuangan dari Bu Eva, mungkin saya nggak tahu bagaimana nasib Naura,” suara Afriansyah nampak merendah. (Rs Djafar)

banner pemkot palembang
banner covid muara enim
promsi capil, capil palembang