Saya Berharap Kerjasama Memonitor Keuangan

  • Whatsapp

Palembang, lamanqu.id – Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menghadiri langsung serah terima jabatan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumsel di Kantor BPK Perwakilan Sumsel, Senin (9/3/2020).

Pemut Aryo Wibowo yang semula menjabat sebagai Kepala BPK Perwakilan Sumsel, kini digantikan oleh Harry Purwaka yang sebelumnya menjabat sebagi Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur. Sementara Pemut Aryo Wibowo dipromosikan sebagai Kepala BPK Perwakilan DKI Jakarta.

Mawardi berharap agar kerjasama antara Pemprov Sumsel dan BPK Provinsi Sumsel dapat lebih ditingkatkan. Terutama soal pembinaan terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Baca Juga :  Menguak Tragedi Berdarah di Atas Sengketa Lahan 180 Hektar

“Kami mengharapkan kerjasama untuk memonitor pengelolaan keuangan ini dapat lebih meningkat,” kata Mawardi.

Dengan pengelolaan keuangan daerah yang baik, lanjutnya, tentu dapat mendorong meningkatnya kinerja pemerintah daerah di Sumsel memberikan kontribusi nyata dalam mengawal gerak langkah pembangunan fasilitas infrastruktur di Sumsel.

“Infrastruktur tersebut untuk mempermudah akses masyarakat dalam meningkatkan perekonomian secara merata sehingga dapat mengurangi kemiskinan. Pembangunan tentu akan terlaksana dengan baik jika adanya monitoring dari BPK dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota V BPK RI Prof Dr Bahrullah Akbar mengatakan BPK sangat mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan di Sumsel.

Baca Juga :  Kasus Ilegal Driling Dilakukan Secara Masif

“Suatu keharusan menjaga indepensi dan integritas dalam pelaksanaan audit di lingkungan Pemprov. BPK berupaya melakukan perbaikan secara internal agar bisa melaksanakan tugasnya agar pengelolaan keuangan ini transparan dan akuntabel,” pungkasnya. (Yanti)

mall pelayanan publik
banner covid-19, banner pemkot tentang covid, himbauwan pemkot sumsel
waspada kebakaran, larangan membakar hutan, kebakaran hutan, banner karhutbunlah,