Mengapa Sulit Urus e- KTP di Ciamis?

Bandung, lamanqu.id – Pengalaman penulis sebagai warga di Ds. Darmaraja Rt 15/Rw 06 Kec. Lumbung, Ciamis, Pekerjaan Wakil Ketua Bidang OKK, DPW IPJI Jawa Barat (Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia ) serta Wapemred reportasejabar.com yang ikut merasakan betapa sulitnya mengurus Kartu Tanda Penduduk (e-KTP ) di Disdukcapil Kabupaten ciamis .

Penulis menyerahkan e-KTP lama dengan tujuan ingin menggantinya karena tulisan serta fhotonya sudah tidak bisa di baca dengan minta bantuan pihak Desa karena penulis pada waktu itu tidak banyak waktu karena berbagai kesibukan, terpaksa meminta bantuan kepada pihak Desa untuk mengurusnya. Penulis menyerakan e-KTP lama sekitar pertengahan bulan Juni atau sekitar(10 Juni 2019).

Sekitar Bulan Agustus penulis menanyakan e-KTP tersebut sudah selesai atau tidak, melalui pihak Desa melalui titip pesan WhatssApp kepada keluarga salah satu stap Desa, karena penulis memang tinggal di Bandung dan tidak bisa menanyakan secara langsung karena berbagai kesibukan sebagai seorang Jurnalis, jawabanya, ” belum selesai “.

Selang satu (1) Bulan kemudian, penulis kembali menanyakan kepada orang yang sama mengenai e-KTP tersebut dan jawabanya masih sama belum selesai, ” katanya.

Di empat setengah ( 4,5 ) bulan, tepatnya Tgl 2 Nopember 2019, setelah penulis meminta bantuan kepada pihak Desa untuk mengurus e-KTP tersebut, penulis menanyakan kembali perihal e-KTP tersebut melalui WhatsApp, masih kepada orang yang sama dan jawabanya masih tetap sama yaitu e-KTP penulis masih juga belum selesai dan penulis disuruh lansung menanyakan kepada Kasi Pemerintahan Desa sebagai pihak yang membantu mengurus urusan kependudukan di tingkat Desa.

Melalui WhatsApp, penulis lalu menanyakan perihal e-KTP tersebut kepada Kasi Pemerintahan Desa dan menanyakan apa sudah selesai atau belum, serta penulis menanyakan mengapa mengurus e-KTP sampai lama berbulan – bulan belum selesai juga dan penulispun menanyakan apa yang menjadi alasanya.

Jawaban dari pihak Desa juga belum selesai dengan alasan belum ada percetakan lagi dan ngasih no WA Capil Kecamatan Lumbung untuk menanyakan secara langsung , ” katanya.

Penulis langsung menghubungi lewat WhatsApp, kepada pihak Capil Kecamatan, Melalui WhatsApp itu Capil Kecamatan mengatakan bahwa betul e-KTP penulis belum selesai dengan alasan sudah ada edaran dari Disdukcapil bahwa Tahun 2019 tidak ada percetakan lagi dan menawarkan kalau mau nanti dibuatkan suket , ” ujarnya.

Kejadian seperti ini mungkin bukan yang pertama yang dialami oleh penulis saja, di luar sana mungkin masih banyak hal dan kejadian serupa yang dialami para pemohon e-KTP, yang merasakan betapa sulitya berurusan dengan mengurus e-KTP di Kab. Ciamis, yang harus banyak memakan waktu yang melelahkan karena menunggu dalam waktu lama, bahkan sampai tidak selesai sama sekali.

Sampai tulisan ini dimuat penulis belum mendapatkan haknya pengganti e-KTP tersebut. Berharap kepada pihak terkait khususnya Disdukcapil Kabupaten Ciamis agar bisa bekerja melayani publik dengan profesional dan tepat waktu, sesuai Permendagri 19 Tahun 2018.
Wawan Kurniawan .
( Penulis )

banner pemkot palembang