Saya Minta Pemuda Hafal 7 Unggulan Banyuasin Bangkit

34

Banyuasin, lamanqu.id -Pengurus DPD KNPI Kabupaten Banyuasin Priode 2020-2023 resmi dilantik. Selanjutnya pengurus ini gelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Gedung Graha Sedulang Setudung Pemkab Banyuasin, Rabu (12/2).

Ketua DPD KNPI Banyuasin yang baru dilantik Ismail Fahmi, SThI mengatakan bahwa dibawa kepemimpinannya siap membawa pemuda untuk membangun dan membentuk pemuda yang kreatif, inovatif dan bersinergi dengan pemkab Banyuasin.

“Kami berkomitmen mengawal program pembangunan yang menjadi prioritas Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Ismail.

Ismail Fahmi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Banyuasin H Askolani yang telah banyak membantu hingga terlaksananya Pelantikan DPD KNPI dan Rakerda KNPI Banyuasin.

Baca Juga :  Misa Natal Gereja Katolik St Yoseph Paroki Palembang, Ajak Romo Jaga Persatuan

“Itu dibuktikan Ketua KNPI baru terpilih Kantor KNPI sudah ada, artinya pemuda mendapat perhatian penuh dari pemerintah, semoga Pak Bupati makin dicinta pemuda Banyuasin,”ujar Ismail.

Sementara Askolani Bupati Banyuasin menyampaikan agar pemuda di KNPI ini dapat berkreatifitas, mengembang jati dirinya dan mengembangkan Kabupaten Banyuasin. Dirinya optimistiz jika KNPI saat ini akan maju dan karena diisi orang yang memiliki kemampuan dan potensi.

“Selamat kepada pengurus KNPI yang baru dilantik. Saya minta pemuda lebih maju dan pelopor di Kabupaten Banyuasin,”ucapnya.

Bupati berharap banyak kepada pengurus DPD KNPI, agar melakukan dan sama-sama bersinergi untuk melakukan perubahan perbaikan di Kabupaten Banyuasin disegala sektor sesuai visi Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Agresif Testing di Perkantoran

“Saya juga meminta pemuda hapal 7 Program Unggulan terdiri, Infrastruktur Bagus, Banyuasin Prima, Pemerintahan Terbuka, Banyuasin Cerdas, Banyuasin Sehat dan Banyuasin Religius. Untuk menyukseskan itu kuncinya kompak”, harapnya.

Perlu diketahui kondisi Banyuasin jalan Macet dan jalan rusak parah. Kalau mengandalkan APBD Banyuasin satu tahun Rp2,3 triliun tidak mungkin akan cukup untuk memenuhi semua kebutuhan yang ada”, bebernya.

Dengan anggaran sebesar itu, tegas Askolani, “sampai kiamat pun tidak mungkin bisa membangun Banyuasin lebih cepat.

Tapi pihaknya berupaya dapat dana Rp288 milyar melalui pinjaman BSB, juga dana 100 milyar untuk air bersih ternyata tidak cukup analisa estimasinya Rp.800 milyar dari hitungan PU dan SPAM.

Baca Juga :  Masyarakat Muara Lawai Kecam PT. Banjarsari Pribumi Atas Hak Lahan

Ia meminta jadila pemuda yang mandiri, tegas dan tidak cengeng bisa lebih baik dari sebelumnya . Masa depan bangsa ini tergantung dengan pemuda jauhi narkoba.

“Kami mendukung pemuda yang mandiri dan telah menyiapkan permodalan KUR agar pemuda mau berwirausaha,”tuturnya seraya berjanji akan membangun kantor KNPI sendiri.

“Lahannya sudah disiapkan dan gedung nya nanti dibangun dengan gotong royong. Saya mengajak pemuda dukung 7 Program Banyuasin,” tutupnya. (Indera)