Rapat Koordinasi E-Planning, Pemkot Palembang Sudah Terapkan Semenjak 2016

News
E-Planing , Sistem E-planing pemkot Palembang sudah jalankan sejak 2016

Jakarta, lamanqu.id — Dalam rangka memaksimalkan kinerja penyusunan anggaran, pelaporan keuangan melalui E-Planing, Walikota Palembang H. Harnojoyo didampingi Inspektur Kota dan Kepala Bappeda Kota Palembang mengikuti rapat koordinasi penerapan E-Planing di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (8/10/2018).

Rapat Koordinasi ini juga dihadiri oleh seluruh kepala daerah di Indonesia.


Dalam paparannya, Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo mengungkapkan, rapat koordinasi ini bertujuan mewujudkan koordinasi dan pemahaman yang sama terhadap perencanaan pembangunan baik pusat, maupun daerah, khususnya terkait dokumen perencanaan dan penganggaran.

“Kita ingin adanya sinkronisasi antara pusat dan daerah dalam penyusunan anggaran, sehingga semuanya terintegrasi melalui sistem dari kemendagri, yaitu SIPD” Ungkap Hadi Prabowo.

Hadi Prabowo menegaskan, seluruh kepala daerah khususnya yang baru dilantik, mempunyai waktu 6 bulan setelah dilantik untuk menyusun RPJMD.

“Dalam penyusunan RPJMD ini semuanya harus menggunakan sistem E-planing, kami berharap semua daerah sudah menerapkannya” Kata Hadi.

Walikota Palembang H. Harnojoyo mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Palembang sudah menerapkan sistem E-planing sesuai apa yang diarahkan oleh Kemendagri.

“Sistem E-planing ini sudah jalankan sejak 2016 yang lalu, jadi tidak ada masalah, bahkan sistem E-planing kita salah satu yang terbaik” Kata Harnojoyo.

Tinggal nanti, lanjut Harnojoyo, sistem E-planing yang sudah Pemkot Palembang terapkan akan disinkronkan dengan sisten Kemendagri.

“Sesuai arahan Pak Sekjen Kemendagri tadi, semua sistem pelaporan dan penganggaran harus tersinkron melalui sistem di kemendagri, tinggal nanti kita kolaborasikan, kami rasa tidak ada masalah” Kata Harnojoyo. .

Sementara itu Sekretaris Inspektur Kota, Rediyan Dedi menjelaskan, sistem E-planing yang sudah diterapkan oleh Pemerintah Kota Palembang tidak akan mengalami perubahan.

“E-planing kita tidak akan mengalami perubahan, SIPD kemendagri adalah rumah besarnya, nanti E-planing kita akan terkoneksi ke mereka, tanpa merubah sistem yang sudah kita punya” Kata Rediyan Dedi. (Ril)