Deklarasi Damai, Hj Eva Susanti DPD RI No Urut 31 Berbalut Kebesaran Adat Sumsel

6

Palembang, lamanqu.id-Deklarasi Kampanye Damai dan Karnaval Berjalan Kaki dengan tema Indonesia menolak Hoax, Politisasi Sara dan Politik Uang, Minggu, 22/09/18 Kambang Iwak Palembang.

Hj Eva Susanti Calon DPD RI No Urut 31, hadir dan tampil ‘anggon’ (Angun-red) dengan memakai pakaian khas Adat ‘Wong Kito’ biasa disebut ‘Aesan Gede’ yang kali ini kombinasi warna warna khusus Pakaian adat Palembang dikenal dengan gaya Aesan Paksangko biasanya dikenakan Pengantin wanita.

Momen karnaval, Hj Eva Susanti saat berjalan kaki menyapa warga

Eva yang kental dengan kehidupan adat Melayu Palembang nan Islami berhijab merah hati, mengundang decak kagum karena balutan baju kurung dodot berenda benang emas serasi dengan bawahan kain songket kecokelatan dan kemerahan tua beraneka bunga bunga dan daun teratai yang banyak tumbuh di dataran rendah daerah Sumsel ini terasa symbol symbol asli negeri Sriwijayaa yang patut dia perjuangkan.

Baca Juga :  Gelar Rapat Evaluasi, Pileg dan Pilpres 2019 Diharapkan Lebih Sukses

“Alhamdullillah akhirnya saya bisa hadir dalam deklarasi Indonesia Damai, Menolak Hoaks dan Politisasi Sara”, ungkap Hj Eva Susanti.
katanya,”sudah semenjak pukul 06:30 sesuai jadwal dia hadir di Kambang Iwak ini.
Eva menambahkan, ” Sebanyak 33 calon DPD RI dari Sumsel termasuk saya sendiri juga Caleg caleg dari Parpol ikut dalam deklarasi dan sekaligus sebagai start awal masa kampanye”.

Ditanya kiat dan giat dirinya dalam kontestasi ini, dia menjelaskan karena hari ini hari pertama dan syah secara hukum, “Ya artinya tidak ada larangan untuk berkempanye, karena corong nya sudah terbuka ini lah waktu untuk lakukan pendekatan dan terjun ke masyarakat.

Baca Juga :  Rayakan Idul Fitri, PKS Sumsel Tetap Silahturahmi Meski Lewat Online

“Ini momen nya, menangkap aspirasi mendengar keluhan apa apa saja persoalan yang sesungguhnya terjadi”, imbuhnya.

“Selama ini saya dan Tim pemenangan merangkai konsep dan strategi, ini saat nya semua planning itu dijalankan”, beber Eva.

“Untuk itu”, tambah Eva, ” kita akan bergerak dari Kota Palembang dan nanti bergeser ke daerah”, tutup Hj Eva Susanti.

Sementara itu, Ketua KPU Sumsel Aspahani dalam kata sambutanya menegaskan, penandatanganan deklarasi damai ini diharapkan dapat dilaksanakan benar dalam proses Pemilu.
“Ini adalah titik komitmen awal kita guna menciptakan Pemilu yang aman dan damai khususnya di Sumatera Selatan,” singkatnya.
Ditambahkan Sekretaris KPU Sumsel MS Sumarwan mengatakan, karnaval tersebut merupakan rangkaian acara Deklarasi Damai yang digelar KPU Sumsel menjelang masa kampanye Pemilu 2019.

Baca Juga :  Bupati Jajaki Skema Penawaran Kerjasama Terkait PJU 

Dalam kesempatan ini, para peserta pemilu di wilayah Sumsel berjalan kaki menyusuri tempat keramaian di kota Palembang.

Deklarasi Kampanye Damai digelar di Kambang Iwak sekira pukul 06.30 WIB, setelah itu calon DPD dan Calon DPRD Sumsel akan berjalan kaki start dari lokasi Deklarasi menuju kantor DPRD Sumatera Selatan,” katanya menjelang deklarasi.
Semua calon anggota DPD Dapil Sumsel wajib mengenakan pakaian adat nusantara, sementara untuk Caleg cukup perwakilan satu orang setiap Parpol yang pakai baju adat nusantara.

“Bebas baju adat daerah mana saja, mau Palembang, Jawa, Kalimantan atau Papua silahkan. Ini menunjukkan keberagaman nusantara Indonesia, yang berbeda-beda tapi tetap satu dalam balutan Pancasila,” katanya. (FN)